Satriadwika’s Blog

coba dulu baru gagal, jangan gagal sebelum mencoba

  • YM

  • Blog Stats

    • 12,159 hits

AGAR AKSES INTERNET LEBIH GEGAS

Posted by satriadwika pada 29 Juli 2011

Sekarang ini akses internet semakin mudah dan murah. Seiring dengan itu banyak dijual modem nirkabel atau wireless yang dijual dipasaran dengan harga murah baik itu di jaringan GSM maupun CDMA.

Banyak di antara teman-teman yang mengeluhkan akses internet yang lambat/lemot.

Berikut ini beberap tips agar akses internet yang menggunakan modem GSM atau CDMA lebih gegas dan ringan :

1. Matikan automatic update

Tidak disadari, biasanya aplikasi yang kita install di PC atau laptop kita menyertakan fasilitas automatic update. Cek juga automatic update pada windows, klo masih aktif, non aktifkan saja karena hal ini akan menggunakan bandwith yg cukup besar  sehingga akses internet kita menjadi lambat.

2. Bersihkan virus

Ada virus yang memblokir akses internet, ada virus yang selalu men-download entah apa. Yakinkan tidak ada virus di PC/laptop anda.

3. Install aplikasi yang benar-benar diperlukan saja.

Remove aplikasi yang tidak anda butuhkan karena akan mengurangi sumber daya PC/laptop anda.

4. Cek up dan bersihkan PC/Laptop

Cek up dan bersihkan PC/laptop anda secara berkala, gunakan aplikasi seperti CCleaner, bisa di download gratis.

selain faktor-faktor di atas, tentunya yang lebih penting adalah dari ISP (internet service provider) itu sendiri.

Demikian semoga bermanfaat.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »

PRINTER DI INFUS? LEBIH BAIK JANGAN!

Posted by satriadwika pada 13 Agustus 2009

Berdasarkan pengalaman saya, memasang infus pada beberapa printer inkjet setelah beberapa saat (kurang lebih 1 bln) rata-rata printer yang diinfus mengalami troubel dan parahnya lagi ada yang sama sekali tidak bisa digunakan lagi.

Kasus yang sering terjadi adalah :

1. Cartridge jadi mati/hang sehingga tidak bisa digunakan lagi.

2. Mesin printer rusak, karena kebanjiran tinta.

3. Dengan memasang infus, tinta jadi boros dan mengakibatkan terjadi pada point 2 di atas.

4. Terkadang selang nyangkut di dalam printer sehingga dapat menimbulkan kerusakan secara mekanik pada printer.

Menurut saya, sebaiknya printer inkjet :

1. Jangan di infus.

2. Isi manual saja.

3. Jangan Isikan tinta setelah benar-benar habis, gunakan perasaan anda, kapan saat harus diisi, jangan menunggu sampai tinta habis, akan merepotkan.

4. Belikan refill yang berkualitas bagus, yang menggunakan oil base, biasanya dijual di toko2 komputer harga per botol Rp. 25 -30 rb. Tinta ini tidak akan mengering di head cartridge walaupun tidak digunakan. Tinta ini biasanya tidak ada merk nya atau toko penjual memberi merek sendiri. Biasanya si toko membeli 1 liter kemudian di pecah2 menjadi botol2 kecil, kualitasnya mendekati original.

5. Jangan isi cartridge terlalu banyak, lebih baik sedikit2, berulang sesuai kebutuhan.

6. Matikan printer sesuai prosedur, tekan tombol off, setelah benar2 mati, baru jabut colokan listrik. Biasanya user langsung main jabut colokan listrik, hal ini akan menyebakan head catridge jadi buntu karena pada saat printer mati posisi katrid belum pada parking position tapi masih pada posisi stanby sehingga head catrid kena angin.

Demikian semoga bermanfaat.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , | 6 Komentar »

ANTENA OMNI 2,4GHZ VERSI REVISI

Posted by satriadwika pada 14 Juli 2009

Dikarenakan membuat antena omni berdasarkan gambar-2 dari ICT Center Jakarta tidak berhasil, akhirnya saya merubah total untuk konstruksi dan ukuran-ukurannya. Disini saya sertakan foto-foto asli milik saya (bukan copas)

Pada dasarnya saya mencontoh dari http://www.nodomainname.co.uk/Omnicolinear/2-4collinear.htm, karena saya amati lebih mudah dikerjakan dan setelah saya coba hasilnya memuaskan.

Maaf, apabila masih belum mendetail karena kesibukan saya, lain kali akan saya edit lagi, foto-foto yang milik saya juga belum saya upload semua, masih banyak. Dalam hal ini saya hanya akan memenuhi janji saya yang akan meng-upload hasil revisi antena omni yang gagal agar tidak dikira cuma bisa mencela.

Gambar-gambar berikut ini sumber dari : http://www.nodomainname.co.uk/Omnicolinear/2-4collinear.htm

decoupling_assembly

decoupling_assembly


electrical_schematic

electrical_schematic


element_measurements

element_measurements

Yang berikut ini foto-foto asli milik saya, sementara ini dulu yang lain menyusul.

pipa  PVC ukuran 1,25"

pipa PVC ukuran 1,25"


agar presisi pakai sketmat/jangka sorong

agar presisi pakai sketmat/jangka sorong


alat-alat

alat-alat


pipa dan kabel yg sudah dipotong

pipa dan kabel yg sudah dipotong

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , | 6 Komentar »

REPOSITORI PADA UBUNTU 8.10

Posted by satriadwika pada 19 April 2009

Kadang kita membaca istilah sbb : Main, Restricted, Universe, Multiverse, dll.

Di sini saya mencoba untuk menjelaskan apa maksud dan fungsinya istilah-istilah tsb.

# Main – Perangkat lunak bebas dan didukung oleh Ubuntu

# Restricted – Perangkat lunak tidak bebas namun didukung oleh Ubuntu

# Universe – Perangkat lunak bebas dengan dukungan dari komunitas

# Multiverse – Perangkat lunak bebas dengan dukungan dari komunitas

Repositori tambahan :

# Updates – Berisi paket-paket perbaikan yang direkomendasikan

# Security – Berisi paket-paket perbaikan yang bersifat sangat penting

Nah, disini kita bisa mendapatkan repositori dari dalam negeri, salah satunya adalah http://repo.ugm.ac.id/ (favorit saya).

Keuntuntungan menggunakan repositori dalam negeri adalah akses nya lebih cepat karena menggunakan jaringan IIX.

Contoh penggunaan repositori adalah sbb :

Edit /etc/apt/sources.list

$sudo gedit /etc/apt/sources.list

tambahkan baris berikut :

deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ intrepid main restricted universe multiverse

Demikian, semoga bermanfaat

Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »

PROXY DENGAN SQUID 3.0.STABLE14 UBUNTU 8.10 DESKTOP

Posted by satriadwika pada 18 April 2009

Ini adalah catatan saya dalam meng-install Squid Version 3.0.STABLE14 sebagai web cache di jaringan pribadi saya yang terdiri dari 1 ubuntu 8.10 desktop yang juga sebagai proxy server, 3 buah client (campuran linux dan window$).

1. Dalam hal ini saya menggunakan source code yang bisa di download di http://www.squid-cache.org/

2. Extract squid-3.0.STABLE14.tar.bz2 hasil download di home folder;

3. Masuk ke folder squid-3.0.STABLE14

~$ cd /home/mm/squid-3.0.STABLE14

ikuti langkah instalasi mulai dari compile dll, baca di file INSTALL, jalankan sampai proses selesai, makan waktu kira 10 menit.

Kalo ada error sbb :

configure: error: C++ compiler cannot create executables

solusinya sbb :

~$ sudo apt-get install build-essential

ulangi perintah : ./configure –prefix=/usr/local/squid

4. Jika sudah selesai install, edit squid.conf sesuai kebutuhan masing2, untuk setting lebih mendalam silahkan googling aja. Secara default squid sudah bisa berjalan tanpa merubah squid.conf

~$ sudo gedit /usr/local/squid/etc/squid.conf

berikut ini contoh squid.conf milik saya yang masih sangat sederhana :

acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/32
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl lan src 192.168.0.2/32
acl lan src 192.168.0.3/32
acl lan src 192.168.0.4/32
acl localnet src 10.0.0.0/8    # RFC1918 possible internal network
acl localnet src 172.16.0.0/12    # RFC1918 possible internal network
acl localnet src 192.168.0.0/16    # RFC1918 possible internal network
acl SSL_ports port 443
acl Safe_ports port 80        # http
acl Safe_ports port 21        # ftp
acl Safe_ports port 443        # https
acl Safe_ports port 70        # gopher
acl Safe_ports port 210        # wais
acl Safe_ports port 1025-65535    # unregistered ports
acl Safe_ports port 280        # http-mgmt
acl Safe_ports port 488        # gss-http
acl Safe_ports port 591        # filemaker
acl Safe_ports port 777        # multiling http
acl CONNECT method CONNECT
http_access allow manager localhost
http_access deny manager
http_access deny !Safe_ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports
http_access allow localhost
http_access allow localnet
http_access allow lan
http_access deny all
icp_access  allow lan
icp_access allow localnet
icp_access deny all
htcp_access allow localnet
htcp_access deny all
http_port 3128 transparent
hierarchy_stoplist cgi-bin ?
cache_dir ufs /usr/local/squid/var/cache 100 16 256
access_log /usr/local/squid/var/logs/access.log squid
refresh_pattern ^ftp:        1440    20%    10080
refresh_pattern ^gopher:    1440    0%    1440
refresh_pattern (cgi-bin|\?)    0    0%    0
refresh_pattern .        0    20%    4320
cache_mgr webmaster
cache_effective_user nobody
visible_hostname mm
icp_port 3130
coredump_dir /usr/local/squid/var/cache
dns_nameservers 192.168.1.1

5. Buat cache dan logs directory nya

~$ sudo mkdir /usr/local/squid/var/cache

~$ sudo chmod 777 /usr/local/squid/var/cache

~$ sudo chmod 777 /usr/local/squid/var/logs/

6. Jalankan squid untuk yg pertama kali

~$ /usr/local/squid/sbin/squid -z

~$ /usr/local/squid/sbin/squid

7. Setting client web browser agar menggunakan proxy. Pada firefox Isikan HTTP Proxy 192.168.0.1 port 3128 (ini contoh saja) centang pada -use this proxy server for all protocols-

8. Coba browsing dari client, untuk mengetahui aktifitas squid ketik :

~$ sudo tail -f  /usr/local/squid/var/logs/cache.log

~$ sudo tail -f  /usr/local/squid/var/logs/access.log

Apabila anda ingin meng-kustomisasi file squid.conf, untuk mengaktifkan perubahannya ketik :~$ sudo /usr/local/squid/sbin/squid -k reconfigure

Demikian semoga bermanfaat.

Spesifikasi Server = CPU P4 1,8Ghz, OS : Ubuntu 8.10 Desktop, Browser : Firefox, IP Server:192.168.0.1, Port : 3128, DNS : 192.168.1.1

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , | 4 Komentar »

BERAPA JARAK WIFI YANG BISA DI AKSES WAJANBOLIC?

Posted by satriadwika pada 6 Maret 2009

Banyak pertanyaan yang saya baca di beberapa blog tentang berapa jauh signal wifi/hotspot bisa ditangkap/joint.

Pada dasarnya wifi adalah komunkasi dua arah antara pemancar dan penerima, seperti radio amatir. Jadi seandainya ada pemancar yang mempunyai signal besar belum tentu bisa di akses client dengan baik dikarenakan dari sisi clint dalam meminta untuk dilayani permintaan datanya tidak bisa “didengar” oleh pemancar.

Nah, berikut ini adalah pengalaman saya dalam bermain-main dengan perangkat wifi+wajanbolic, dalam hal ini saya menggunakan tutup panci diameter 30cm. Pengukuran jarak udara menggunakan google earth. Sekali lagi, ini adalah pengalaman saya, jadi kalo ada yang bisa lebih atau kurang, jangan mengadu ke saya

1. USB Wifi+Wajanbolic

USB wifi hanya bisa menjangkau paling jauh 1-1,5 km saja karena usb wifi sebenarnya dikonstruksi untuk lingkungan hotspot jarak dekat sehingga pancaran signalnya kecil. Syarat Line of  Side/tanpa halangan harus benar-benar dipenuhi.

2. USB Wifi+Antena Kaleng

Nah, yang ini bisa menangkap signal pada jarak 500-750m saja, Syarat Line of  Side/tanpa halangan harus benar-benar dipenuhi.

3. Akses Point+Wajanbolic

Menggunakan akses point bisa menambah kinerja wajanbolic, berbeda dengan USB wifi, akses point lebih sensitif dalam menerima signal dan pancaranya juga lebih besar, sehingga bisa menjangkau 2-2,5km, ini yang sudah saya praktekan dengan wajanbolic bikinan sendiri dengan kondisi terhalang pohon-pohon masih bisa connect, walaupun kalo di ping ada RTO nya tapi masih bisa akses inet dengan lancar dan gratis, tis.

Edit : jarak terakhir yang bisa di akses ±3 km jarak udara (di ukur dengan google earth), ini pengalaman saya dalam membuatkan salah seorang teman dengan wajanbolic+akses point, ketinggian antena ± 12m (2 pipa besi+1 m pipa almunium).

Pada awalnya saya sempat pesimis karena jarak sudah terlalu jauh, tetapi teman saya sudah siap menanggung segala resiko  apabila terjadi kegagalan (dah terlanjur keluar uang untuk beli akses point, dll, dll), akhirnya bisa connect dengan sukses.

Edit :

Jarak terakhir yang bisa dicapai wajanbolic+akses point 4 km dengan kondisi ada RTO nya tetapi masih bisa akses.

Demikian pengalaman saya, smoga bermanfaat.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , , , | 16 Komentar »

CARA SHARING INTERNET WIFI DI UBUNTU 8.10

Posted by satriadwika pada 27 Februari 2009

Berikut adalah langkah-langkah Internet Connection Sharing menggunakan Ubuntu 8.10 sebagai server menggunakan 1 buah usb wifi dan 1 buah ethernet card.

Langsung saja ikuti langkah-langkah sbb :

Run as root:

$sudo -s

Kemudian edit setting pada sysctl.conf agar bisa jalan ip forwarding dengan perintah sbb:

edit  /etc/sysctl.conf

#gedit  /etc/sysctl.conf
net.ipv4.ip_forward = 1
iptables

Berikut ini adalah contoh interface setting di sisi server:

- wlan0 setting :

wlan0

IP = 192.168.0.10

netmask = 255.255.255.0

gateway = 192.168.0.1

- ethernet setting:

eth0:

IP = 192.168.1.10
netmask = 255.255.255.0
gateway = (kosongkan saja)
kemudian ketik sbb :

#iptables -t nat -A POSTROUTING -o wlan0 -j MASQUERADE

sudah selesai setting untuk server, kemudian setting client nya sbb:
IP = 192.168.1.100

netmask = 255.255.255.0

gateway = 192.168.0.1

DNS = 192.168.0.1

untuk client bisa menggunakan mesin linux, windows atau MAC yang penting setting ip addressnya seperti contoh di atas.

Selamat mencoba.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »

AKSES INTERNET MENGGUNAKAN CDMA SMART DAN UBUNTU 8.10

Posted by satriadwika pada 21 Februari 2009

Berikut ini tutorial akses internet menggunakan layanan cdma Smart dan OS Ubuntu 8.10.

Alat dan bahan yang saya pergunakan adalah sbb :

1. OS Ubuntu 8.10

2. Kartu Smart (saat ini tarif internetnya paling murah di kelas cdma, 0,275/kb)

3. HP Nokia 2116

4. Kabel DKU-5

Langkah-langkahnya adalah sbb :

Buka terminal.

Pastikan kabel data dku5 sudah terdeteksi oleh ubuntu anda, ketik:

$dmesg

akan muncul seperti ini :

[  964.192068] usb 1-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 3
[  964.411433] usb 1-2: configuration #0 chosen from 1 choice
[  964.411447] usb 1-2: config 0 descriptor??
[  964.417237] ark3116 1-2:0.0: ark3116 converter detected
[  964.461605] usb 1-2: ark3116 converter now attached to ttyUSB0

Kemudian hubungkan dku5 dengan hp nokia 2116

jalankan perintah sbb:

$ sudo wvdialconf

Scanning your serial ports for a modem.

ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 115200 baud
ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.
ttyS1<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyS1<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 115200 baud
ttyS1<*1>: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.
Modem Port Scan<*1>: S2   S3
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyUSB0<*1>: Modem Identifier: ATI — ERROR
ttyUSB0<*1>: Speed 4800: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 19200: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 38400: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 57600: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 115200: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 230400: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 460800: AT — [06]�
ttyUSB0<*1>: Speed 460800: AT — [0e]�
ttyUSB0<*1>: Speed 460800: AT — [06]�
ttyUSB0<*1>: Max speed is 230400; that should be safe.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK

Found a modem on /dev/ttyUSB0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyUSB0<Info>: Speed 230400; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0″

Sampai disini berarti sudah terdeteksi adanya modem dan ada komunikasi antara cpu, kabel data dan hp yang akan dipergunakan sebagai modem.

Kemudian ubah wvdial.conf menjadi seperti di bawah ini

$sudo gedit /etc/wvdial.conf

ubuntu akan meminta password anda, masuk gedit

[Dialer smart]
Auto DNS = 1
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Init3 = AT+CRM=1
Stupid Mode = 1
ISDN = 0
Ask Password = 0
New PPPD = yes
Phone = #777
Modem = /dev/ttyUSB0
Username = cdma
Auto Reconnect = on
Password = cdma
Baud = 230400

jika sudah selesai diedit jangan lupa di save tekan ctrl+s

Untuk keluar dari g editt, tekan ctrl+c

Jalankan wvdial seperti ini :

$ sudo wvdial smart
–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZ
ATZ
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
OK
–> Sending: AT+CRM=1
AT+CRM=1
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT#777
–> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT
~[7f]}#@!}!}!} }9}”}&} } } } }#}%B#}%}%}&} ^$Q}’}”}(}”(O~
–> Carrier detected.  Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Sat Feb 21 17:33:46 2009
–> Pid of pppd: 5709
–> Using interface ppp0
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> local  IP address 10.12.116.221
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> remote IP address 10.20.4.12
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> primary   DNS address 202.70.61.61
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]
–> secondary DNS address 202.43.178.245
–> pppd: ��Y[08]x�Y[08]

Kalau sudah keluar kira-kira seperti ini, berarti sudah connect ke jaringan internet smart.

Jangan tutup terminal, agar tetap bisa akses internet.

Buka web browser kesayangan anda, siap untuk browsing.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , | 6 Komentar »

MEMBUAT ANTENA OMNI 2,4 GHz, ADAKAH YANG BERHASIL?

Posted by satriadwika pada 16 Februari 2009

Di internet banyak blog khususnya dari dalam negeri yang membahas tentang pembuatan antena omni 2,4 GHz yang berdasarkan video tutorial dari ICT Centre Jakarta tetapi banyak pertanyaan dari komentar-komentar yang masuk yang menanyakan tentang ketidakberhasilan dalam membuat antena tersebut. Disamping itu belum ada yang menyampaikan “cerita sukses” dalam pembuata antena ini dan juga setelah saya jalan-jalan ke blog demi blog isinya adalah copas dari blog lain yang isinya sama persis.

Saya menulis hal ini bukanya tanpa dasar, karena saya juga mengalami kegagalan tersebut padahal dalam pembuatnya sudah saya ukur dengan sangat presisi menggunakan jangka sorong/sketmat

Ada beberapa pertanyaan yang mendasar dalam pikiran saya, yaitu adalah sbb :

- Lihat gambar-gambar di bawah ini :

Gambar 1

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 3

Pertanyaan saya adalah :

  1. Mendapatkan ukuran yang seperti di dalam gambar itu perhitungannya bagaimana? Berapa jarak antar pipa?
  2. Menurut saya ada kesalahan juga pada letak/posisi pemasangan tabung yang terbuat dari plat tembaga 0,5mm, letak naik/turun tabung tersebut menurut saya ada perhitungannya berdasarkan titik frekuensi/chanel yang akan kita pergunakan.
  3. Untuk kabel stup, tidak ada pedoman yang mendasar mengenai ukuran, panjang, posisi, cara penyoderan dll. Padahal kabel stup ini berperan sangat penting, kalau di antena radio amatir berfungsi sebagai loading coil yang sangat menentukan dalam penentuan matching sebuah antena pada frekuensi tertentu.
  4. Apabila antena tersebut sudah jadi, maka perlu penalaan/tuning pada frekuensi tertentu (dalam hal ini pada 802.11 rentang frequency : 2.4000GHz – 2.4835GHz) agar antena tersebut bisa berfungsi dengan benar (matching). Dalam hal penalaan/tuning juga bukan pekerjaan yang mudah, karena membutuhkan SWR meter yang bisa menjangkau frekuensi 2.4000GHz – 2.4835GHz. Jika tidak mempunyai SWR meter bisa saja dilakukan penalaan yaitu menggunakan perangkat wifi (Wifi card atau usb Wifi) dan tentu saja akses point tetapi untuk cara yang kedua ini akan lebih sulit dan membutuhkan waktu yang lama.

Nah, dalam hal penalaan ini, bagaimana caranya? Apa yang harus di adjustment agar antena bisa matching?

Berdasarkan pengalaman saya bermain-main radio amatir, semakin tinggi frekuensi maka perubahan sedikit saja pada antena sudah berpengaruh sangat besar, perbedaan ukuran 1mm saja sudah bisa mengacaukan kinerja sebuah antena, padahal frekuansi 2,4GHz adalah frekuanesi yang sangat-sangat tinggi, jauh diatas frekuensi TV UHF hampir mendekati frekuensi yang dipergunakan untuk satelite/parabola. Jadi dalam pembuatan antena omni 2,4 GHz harus sangat-sangat presisi dan teliti.

Memang, dalam kenyataanya pembuatan antena omni 2,4 GHz ini tidak semudah seperti yang ditunjukkan video dari ICT Centre Jakarta.

Dalam hal ini saya tidak mendiskreditkan salah satu pihak dan mengecilkan semangat bagi merka yang ingin membuat antena ini tetapi saya mengajak rekan-rekan, sodara-sodara, teman-teman yang sudah berhasil membuat antena omni 2,4 GHz untuk berbagi pengalaman di blog ini agar mendapat kebenaran.

Saya sedang membuat antena omni versi revisi, kalau sudah berhasil akan saya posting di sini, sudah saya siapkan foto-foto nya.

Demikian, semoga bermanfaat.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , , , | 16 Komentar »

GOOGLE CHROME DI UBUNTU 8.10

Posted by satriadwika pada 13 Februari 2009

Nih pangalaman saya instal google chrome di ubuntu 8.10.
1. Download dulu file .deb nya menggunakan wget :
wget -c http://media.codeweavers.com/pub/crossover/chromium/cxchromium_0.9.0-1_i386.deb
2. Kalau sudah selesai download, klik 2 x pada file cxchromium_0.9.0-1_i386.deb.
Tunggu sampai proses instalasi selesai, kalau sudah, restart ubuntu anda.
Google Chrome siap dicoba. Mudah kan pakai ubuntu :)

Google Chrome di Ubuntu 8.10

Google Chrome di Ubuntu 8.10

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.